Sehat Pedia

Engkol Sae Haturan Jajantung

Kol atau KubisKol atau Kubis mengandung senyawa anti kanker dan merupakan sumber vitamin C, vitamin A, vitamin B1, serta mineral, kalsium, kalium, klor, fosfor, sodium dan sulfur. Kandungan serat kasar pada kol sangat tinggi sehingga dapat memperkecil resiko penyakit kanker lambung dan usus.

Kol atau Kubis dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah atau dimasak, memiliki kegunaan untuk mengurangi terjadinya kanker usus besar sebanyak 66 %. Manfaat lain dari kol adalah dapat mencegah, dan menyembuhkan luka lambung, menstimulasi kekebalan, menurunkan kadar kolestrol dalam darah serta dapat mencegah infeksi.

Selain untuk pencegah kanker usus ada manfaat lain dari kol atau kubis ini, antara lain:

  • Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan terjadinya stroke
  • Mengurangi resiko terserang katarak
  • Mempercepat penyembuhan bisul dan meningkatkan kesehatan pencernaan
  • Menurunkan kadar kolesterol jahat
  • Kol atau Kubis yang berwarna merah tua, atau mendekati ungu, umumnya mengandung anthocyianin, sejenis anti-oksidan yang mampu menghambat terbentuknya gumpalan dalam pembuluh darah. Sehingga resiko penyakit jantung dan stroke akan berkurang.

Meskipun memiliki banyak kegunaan, namun jangan mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan. Karena, kandungan goitrinsnya dapat menganggu keseimbangan iodium dalam darah, ini dapat terjadi pada orang – orang tertentu yang menderita mag, gastritis dan perut kembung. Mengkonsumsi kol yang berlebih akan menyebabkan terbentuknya gas dalam lambung.

 

Sumber : Berbagai Sumber di Internet sebagai referensi (situs online google, Wikipedia, facebook, blogspot, kompasiana, dlsb)

Catatan :

Tanaman yang disarankan, hanya tanaman lokal. Hal ini mengingat kandungan tanaman lokal yang tumbuh di tanah Nusantara yang kaya dengan mineral ini, sangat berpengaruh pada kandungan tanaman itu sendiri.

Ingat, betapa Ikan Salmon Atlantik begitu dicari oleh orang-orang yang menginginkan kesehatan bagi matanya.