Sehat Pedia

Pemilu Sehat

Pengamat: Parpol Sedikit Tak Menjamin Demokrasi Sehat

Jumlah partai politik peserta pemilu yang sedikit, belum tentu membuat proses demokrasi semakin sehat.

"Belum tentu kalau pemilu hanya diikuti 2-3 parpol, demokrasi berjalan bagus. Parpol yang berjumlah banyak pun ada bagusnya karena tidak ada parpol yang mendominasi," kata pengamat politik Universitas Diponegoro Semarang, Teguh Yuwono di Semarang, Senin (11/11).

Pengajar FISIP Undip itu mengakui, 12 parpol peserta Pemilu 2014 sebenarnya sudah cukup ideal dibandingkan pemilu sebelumnya yang jumlahnya mencapai puluhan.

Sulitnya menuju pemilu sehat efektif

Setelah KPU menetapkan hanya 10 partai politik peserta pemilu pada Pemilu 2014, banyak pihak optimistis, bahwa pemilu mendatang akan meningkat kualitasnya. Banyak kalangan yang juga percaya, bahwa Pemilu 2014 akan menyederhanakan sistem kepartaian.

Kita memang harus terus memupuk harapan, bahwa penataan sistem politik dan sistem pemilu akan meningkatkan kualitas politik dan demokrasi. Namun kita harus tetap kritis agar tidak terbuai harapan, sehingga ketika hasilnya tidak sesuai, kita tidak jadi kecewa dan frustrasi.

KIP Sosialisasi Pemilu Sehat 2014 dengan Jalan Sehat

Dalam rangka untuk menuju Pemilu 2014 mendatang, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe menggelar sosialisasi pemilu dengan cara gerak jalan sehat, Minggu (7/04/2013). Kegiatan tersebut dilakukan baru pertama kali ini. Demikian yang disampaikan Ketua KIP Lhokseumawe, Ridwan Hadi SH, kepada The Globe Journal via Blackberry Mesenger (BBM) sore tadi.

"Ya kita sosialisasi untuk menjelang pemilu 2014, dengan tema 'Jalan Sehat Menuju Pemilu Jujur dan Adil', katanya menjawab The Globe Journal via BBM. Kegiatan ini katanya diikuti oleh ratusan peserta yang diantaranya dari TNI/Polri, Muspida, seluruh SKPD, Parpol, seluruh Sekretariat KIP, Komisioner KIP dan masyarakat umum.