Error
  • The template for this display is not available. Please contact a Site administrator.

Tenjo Soroti Pendidikan, Kesehatan, Air Bersih Dan Jalan

Kendala sumber air bersih dan perbaikan jalan masih menjadi kebutuhan mendesak di wilayah kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Disamping perlunya pembangunan infrastruktur lainnya, seperti renovasi bangunan sekolah dan puskesmas yang kondisinya cukup memprihatinkan.

Hal ini diungkapkan Camat Tenjo, Wahyu Hadi, saat dialog interaktif pada acara Proprima 93temanfm yang dipancarluaskan dari jalan Bersih komplek perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, Kamis (27/10/2011) pagi.

Dia berharap permasalahan tersebut dapat ditanggulangi pada tahun 2012 mendatang agar investor tidak ragu lagi menanamkan investasi di wilayah yang berbatasan dengan Parung Panjang (sebelah Utara), Tigaraksa (sebelah Barat, Maja (sebelah selatan), dan Jasinga sebelah timur).

Beberapa ruas jalan yang rusak meliputi jalan dari pusat kecamatan Tenjo menuju Jasinga sekitar 10 km rusak, jalan menuju Maja Kabupaten Lebak sekitar 640 meter rusak, dan jalan menuju Parung Panjang juga mengalami rusak berat.

"Padahal kecamatan Tenjo sebagai pintu gerbang Kabupaten Bogor wilayah Barat yang berbatasan dengan Tigaraksa dan Maja," jelasnya menjawab pertanyaan penyiar Sabar Pribadi.

Lebih lanjut, Wahyu Hadi mengutarakan keberadaan 34 gedung SD yang rusak berat dan 41 gedung SD kondisinya rusak ringan, bahkan masih ada kondisi ruang kelas berlantai tanah. Selain memerlukan sentuhan renovasi sejumlah ruang kelas juga masih membutuhkan penambahan jumlah tenaga didik.

“Saat Jum’at Keliling di wilayah Tenjo pekan lalu, Bupati Rachmat Yasin juga meminta saya untuk mendata jumlah sekolah – sekolah yang rusak. Bupati juga berjanji tidak ada lagi ruang kelas rusak pada tahun 2012,” tambahnya.

Wilayah yang memiliki luas 6.614 hektar dan penduduk berjumlah 66 ribu jiwa ini hanya memiliki sebuah UPT Puskesmas yang terletak di desa Tenjo, Puskesmas di desa Bojong dan Puskesmas Pembantu di desa Batok.

"Sejumlah bangunan Puskesmas itu juga mengalami kerusakan dan kami sudah usulkan untuk perbaikannya ke Pemkab Bogor," lanjut Wahyu.

Dia juga menjelaskan keberadaan 76 Posyandu yang tersebar di desa Babakan, desa Batok, desa Bojong, desa Cilaku, desa Ciomas, desa Singabangsa, desa Singabraja, desa Tapos dan desa Tenjo mengalami peningkatan pelayanan kesehatan bagi balita.

Sumber : http://93temanfm.blogspot.com