Error
  • The template for this display is not available. Please contact a Site administrator.

Situs Megalik di Kecamatan Tamansari

Lokasi Cileueur Batu Tapak  Desa Sukamulya Kecamatan Tamansari

Lokasi Situs Megalik Cileueur Batu Tapak terletak di Kecamatan Tamansari, tepatnya sebuah jalan desa bernama Gg. Nurkim jembatan layang Sindang Barang. Jarak tempuh diperkirakan sekitar 18 km dari Cibinong, untuk mencapai pada tempat yang dituju harus berjalan sekitar   ± 3 km menuju perbukitan dan lembah serta hutan alang – alang yang tinggi.

Dari hasil pemantauan dilapangan secara keseluruhan batuan megalit ini tercecer di 6 desa, baik yang masih utuh,sudah hilang atau sudah hancur dari 6 desa ini dapat

dikatagorikan sebagai berikut     :
1.    Desa Tamansari, Desa Pagelaran, Desa Parakan temuan batuan umumnya tinggal sedikit dikarenakan sebagian telah hilang dan sebagian telah hancur.
2.    Desa Sirnagalih, Desa Sukamulya, Desa Pasir Eurih peninggalannya sebagian masih utuh, sebagian sudah dipindahkan posisinya dan sebagian lagi sudah tidak tampak nilai kesejarahannya.

Peninjauan ke lokasi terfokus pada bagian 2, karena sebagian peninggalan masih utuh,sedangkan pada bagian 1 hanya mengambil sample pada lokasi desa Pagelaran saja, karena mengingat sebagian peninggalan telah hilang dan  hancur, jarak antara desa berkisar 4 – 6 km perjalanan memakan waktu 1 hari penuh pada 1 desa saja.

Peninjauan I    :
Hasil penganalisaan sementara pada lokasi desa Pasir Eurih Kampung Batu Karut, ditemukan batuan berupa     :
-    punden berundak
-    batuan selonjor ( batu kursi )
-    menhir
-    batu dakon
-    batu keramat ( batu karut )

Dari ke 5 benda/batuan yang ditemukan tersebut dapat diidentifikasikan sebagai berikut
a.    batuan sudah banyak yang berubah tempat
b.    tidak tampak relief dalam tulisan atau pahatan
c.    pembentukan batuan merupakan proses alam yang membentuk model batuan selonjor seperti kursi.
d.    punden berundak seolah – olah merupakan batas tanah pada status kepemilikan tanah seseorang, alasan lain sebagai pencegah longsoran dari tanah bagian atas. Tumpukan batuan merupakan batuan kecil ( ± 5 kg ) yang disusun teratur dengan ketinggian ± 120 cm.
e.    Menhir tidak berbentuk, umumnya batuan pipih berbentuk kerucut.
Untuk menentukan keberadaan batuan dilokasi ini maka perlu ada penelitian lebih lanjut.

Sumber : http://www.wisatakabupatenbogor.com